Author Archives: cnjdriver

Intip Kecanggihan Kamera Tilang Elektronik

Category : Uncategorized

Kendaraan bermotor melintasi kawasan Thamrin, Jakarta, Rabu (19/9/2018). Poldan Metro Jaya bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) yang akan diuji coba pada Oktober 2018 sepanjang jalur Thamrin hingga Sudirman.JAKARTA, KOMPAS.com – Kamera CCTV baru yang digunakan untuk mendukung tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement ( ETLE) telah dilengkapi berbagai fitur canggih. Bahkan dapat menangkap secara jelas aktivitas yang dilakukan pengemudi mobil. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Muhammad Nasir menyatakan bahwa kinerja kamera canggih itu bisa membantu petugas dalam menindak pelanggaran lalu lintas secara siginifikan. Terutama untuk penindakkan ganjil-genap. “Secara konvensional, polisi itu tidak bisa meng-cover seluruh pelanggaran ganjil-genap. Salah satu alasannya adalah lalu lintas jalan yang tak memungkinkan untuk dilakukan tindakan penegakkan hukum, mengingat ganjil-genap ini berlaku di jam sibuk (terlalu macet nantinya). Sehingga ETLE ini bisa membantunya,” kata Nasir saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Selasa (16/7/2019). Baca Juga : Penting, Ini 4 Jenis Pelanggaran yang Kena Tilang Elektronik Buktinya, lanjut Nasir, elama dua pekan diterapkannya ETLE, sudah ada ribuan pengendara yang ditilang karena melanggar aturan lalu lintas terutama ganjil-genap. Per Sabtu (13/7/2019), sudah ada 5.800 surat tilang pelanggaran lalu lintas di ruas jalan Sudirman-MH Thamrin yang dikirimkan. “Jarak jangkau kamera ETLE ini bisa sampai 20-30 meter dan menembus kaca film kendaraan. Sehingga terlihat oleh petugas aktifitas apa yang sedang dijalankan,” kata Nasir. Mungkin, jangkauan jarak kamera ETLE ini tak begitu jauh mengingat padatnya kendaraan di Jakarta. Namun dengan penyebaran yang cukup merata saat ini, Nasir menyebut pengendara yang melanggar pasti tertangkap. Baca Juga : Begini Mekanisme Tilang Elektronik “Kalau mobil berjejer, benar, kamera akan sulit melihatnya apalagi untuk menindak ganjil-genap. Tapi ETLE ini tersebar di beberapa titik, petugas juga masih berjaga,” katanya. “Kelemahan itu pasti ada karena ini adalah sistem oleh sebab itu akan terus dioptimalkan,” ucap Nasir lagi. Sedangkan pada malam hari, kamera ETLE juga masih tetap bisa ‘mengintip’ pengemudi yang nakal. Biasanya, saat memeriksa kendaraan kamera akan mengeluarkan sekelebat cahaya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Intip Kecanggihan Kamera Tilang Elektronik”, https://otomotif.kompas.com/read/2019/07/16/200500215/intip-kecanggihan-kamera-tilang-elektronik.
Penulis : Ruly Kurniawan
Editor : Azwar Ferdian


Cara Kerja Kamera Tilang Elektronik

Category : Uncategorized

CCTV terpasang di kawasan Thamrin, Jakarta, Rabu (19/9/2018). Poldan Metro Jaya bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) yang akan diuji coba pada Oktober 2018 sepanjang jalur Thamrin hingga Sudirman.JAKARTA, KOMPAS.com – Electronic Traffic Law Enforcement ( ETLE) atau tilang elektronik terbukti cukup efektif dalam melakukan penindakan pelanggaran para pengguna kendaraan di jalan. Hanya dalam dua pekan, ribuan pelanggar sudah terjaring. Kamera CCTV yang digunakan untuk tilang elektronik juga terbilang canggih. Dalam satu waktu, petugas bisa mendeteksi empat pelanggaran sekaligus lewat kamera. Antara lain, pelanggaran ganjil-genap, penggunaan sabuk pengaman, pelanggaran marka atau rambu jalan, serta melakukan aktivitas lain ketika mengemudi yang mengganggu konsentrasi seperti bermain telepon genggam. ” Tilang elektronik ini membantu polisi konvensional dalam penegakkan atau penertiban aturan berlalu lintas. Efeknya signifikan walau memang belum maksimal (belum semua jalur protokol terpasang),” kata Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Muhammad Nasir kepada Kompas.com, Jakarta, Rabu (17/7/2019). Baca Juga : Intip Kecanggihan Kamera Tilang Elektronik Tilang elektronik, lanjut Nasir, dapat menjangkau semua kendaraan yang berada dalam radius 20-30 meter dari titik penempatan kamera. Pemindaian pengendara pun dilakukan sengat cepat, hanya dalam hitungan detik saja. Pada waktu tertentu seperti malam hari, kamera akan mengeluarkan sekelebat cahaya secara cepat. Hal itu menandakan bahwa kamera sedang berkerja menangkap gambar dan rekaman gerak pengemudi. “Kamera dipantau langsung oleh petugas TMC Polda Metro Jaya di ruang terpisah. Penangkapan gambar akan dikaji secara cepat oleh petugas tadi. Bila ditemukan pelanggaran, nomor polisi kendaraan yang terekam tersebut akan disesuaikan lebih dulu dengan database yang tersimpan,” ujar Nasir. Baca Juga : Ketahui Perbedaan Antara Tilang Elektronik dengan Biasa Ketika data kendaraan sesuai dengan data seperti jenis kendaraannya, warna kendaraannya, serta nomor polisinya, maka bisa dipastikan data tersebut valid dan diterbitkannya surat konfirmasi kepada pelanggar. Surat akan dikirimkan melalui pos maupun e-mail yang tertera di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Berbagai data keterangan akan dikirimkan seperti jenis pelanggaran yang dilanggar, gambar berupa foto pengguna kendaraan yang sedang melakukan pelanggaran, sampai biaya denda pelanggaran. Bahkan dinyatakan pula bahwa tilang elektronik juga bisa mengirimkan rekaman berdurasi 10 detik yang menggambarkan proses pengendara sebelum, sesaat, dan sesudah melakukan pelanggaran.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Cara Kerja Kamera Tilang Elektronik”, https://otomotif.kompas.com/read/2019/07/17/152026115/cara-kerja-kamera-tilang-elektronik.
Penulis : Ruly Kurniawan
Editor : Azwar Ferdian


Tilang Elektronik Akan Perketat Pemakaian Kaca Film Gelap

Category : Uncategorized

Contoh pemasangan kaca film mobil di gerai Griya Auto Film yang berada di MGKJAKARTA, KOMPAS.com – Kebijakan Electronic – Traffic Law Enforcement ( e-TLE) sudah mulai digalakkan. Dalam hal ini, Polda Metro Jaya menggunakan fitur kamera yang dapat mendeteksi aktivitas yang dilakukan pengemudi. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir, mengatakan, untuk dapat melihat ke bangku pengemudi, kadar kegelapan kaca mobil sangat berpengaruh. Kalau gelap sekali, kamera tidak mampu mendeteksi pengemudi. Baca juga: Aturan Hukum Tingkat Kegelapan Kaca Film Mobil “Tapi, kalau 40 persen itu masih bisa ditembus kamera,” ujar Nasir, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (16/7/2019). Nasir menambahkan, untuk batas pemakaian kaca film, itu sudah diatur oleh aturan tentang kelengkapan berkendara. Menurutnya, tidak diperbolehkan jika kadar kegelapan kaca film suatu mobil sudah mengganggu konsentrasi mengemudi. Baca juga: Ini Titik Lokasi Tambahan Kamera Tilang Elektronik Untuk lebih jelasnya mengenai landasan hukum tentang kadar kegelapan kaca film mobil, bisa dilihat di Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan juga Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 439/U/Phb-76 tentang Penggunaan Kaca Pada Kendaraan Bermotor. Kurang lebih bunyinya adalah kaca depan boleh dipergunakan kaca berwarna atau kaca yang berlapis bahan pewarna dengan prosentasi penembusan cahaya tidak kurang dari 40 persen sepanjang sisi atas (bagian kaca) yang lebarnya tidak lebih dari sepertiga tinggi kaca yang bersangkutan. Peraturan mengenai ketebalan kaca film juga menurut Nasir akan digalakkan kembali. Mengingat, kemampuan kamera untuk menembus kaca depan mobil.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Tilang Elektronik Akan Perketat Pemakaian Kaca Film Gelap”, https://otomotif.kompas.com/read/2019/07/16/154200915/tilang-elektronik-akan-perketat-pemakaian-kaca-film-gelap.
Penulis : Donny Dwisatryo Priyantoro
Editor : Azwar Ferdian


Ketahui soal Kadar Gelap Kaca Film Mobil

Category : Uncategorized

Kaca film Konica Minolta ICE-µ.TANGERANG, KOMPAS.com – Kaca film merupakan salah satu aksesori yang memiliki peran cukup penting pada mobil. Fungsi utamanya, yaitu mengurangi sinar matahari masuk ke dalam kabin. Namun, terkadang masih banyak pemilik mobil yang belum tahu bahwa tingkat kegelapan tidak sebanding lurus dengan daya serap panas kaca film itu. Alhasil, memasang kaca film dengan tingkat kegelapan hingga 80 persen. Menurut Andy Hartono, Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Global Auto International, tidak semua kaca film gelap mampu meredukasi sinar matahari ke dalam kabin. Baca juga: Kaca Film Punya Peran Penting dalam Keselamatan Berkendara “Belum tentu, karena tergantung dari teknologi dari kaca film tersebut. Sekarang ini ada juga yang bening, dan daya serap mataharinya jauh lebih baik ketimbang yang gelap,” ujar Andy di lantai pameran GIIAS 2019 belum lama ini. Andy menjelaskan, pastikan setiap membeli kaca film yang memiliki daya tahan terhadap sinar UV. “Karena akan mampu menyerap sinar matahari meskipun tingkat kegelapannya di bawah 40 persen,” kata Andy. Kaca film yang mampu mereduksi sinar matahari dengan baik, kata Andy mampu meringankan kinerja AC, sehingga bisa mampu menghemat bahan bakar minyak (BBM). Andy mencontohkan, seperti kaca film ICE-U yang memiliki beberapa teknologi modern, salah satunya Ultra Nano TAC dan Clear View. Andy menjamin konsumen yang menggunakan kaca film ini akan merasakan kenyamanan dalam berkendara karena mampu mereduksi panas, mengurangi sinar UV.
Edisi 5 tahun
Kaca film ICE-u di GIIAS 2019
Khusus di ajang GIIAS 2019 ini, PT Global Auto International meluncurkan produk 5th Anniversary Edition yang terbatas untuk 200 unit mobil. Produk ini mempunyai spesifikasi yang tinggi, selain mampu menahan panas hingga 97 persen, produk ini dibuat khusus untuk dapat mengurangi pandangan langsung dari depan, sehingga akan membuat pelanggan akan merasa lebih aman dan nyaman di dalam kabin mobilnya. Setiap pembelian produk 5th Anniversary Edition akan mendapatkan stiker istimewa dan sertifikat khusus dengan nomor urut 001 sampai dengan 200 yang eksklusif. Konsumen cukup merogoh kocek Rp 2.800.000 untuk mobil kecil, Rp 3.200.000 mobil sedang dan Rp 4.000.000 mobil besar. Selama GIIAS 2019, ada lima produk premium ICE-µ™ Premium Window Film yang dipamerkan, yaitu RT70 (Clear), CT70 (20%), CT40 (40%), CT20 (60%), CT05 (80%) serta 5th Anniversary Limited Edition, CT50.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Ketahui soal Kadar Gelap Kaca Film Mobil”, https://otomotif.kompas.com/read/2019/07/21/144200315/ketahui-soal-kadar-gelap-kaca-film-mobil.

Editor : Aditya Maulana


Search

PT. Citra Noersons Jaya

  • Email
  • Phone
    021-7504913
  • Fax
    021-7504914
  • Address
    Jl. Karang Tengah No. 19 Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta 12440, Jakarta Selatan 12920

CNJ Slider

081386250564
WhatsApp chat